Aksi Nyata, BRMP Sumatera Barat Dukung Lahirnya Brigade Pangan di Kabupaten Padang Pariaman
Sungai Sariak, 22 Oktober 2025 - Tim LO BRMP Sumatera Barat wilayah Kabupaten Padang Pariaman yang terdiri dari Rahmi Wahyuni, Alfan Sagito dan Adillah Nazir hadiri pembentukan Brigade Pangan di Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata BRMP Sumatera Barat dalam mendukung swasembada pangan.
Kegiatan pembentukan BP diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman yang bertempat di Kantor BPP Kecamaan VII Koto Sungai Sariak. Peserta yang hadir diantaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman diwakili oleh Penyuluh Pendamping BP, Tim LO BRMP Sumatera Barat, Koordinator Penyuluh dan PPL setempat, pendamping BP dari Polbangtan Malang, Wali Nagari Balah Aie Utara, Babinsa Balah Aia Utara, Calon Pengurus Brigade Pangan dari 3 Kecamatan (Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kecamatan Padang Sago dan Kecamatan Patamuan),serta Ketua Poktan Kegiatan OPLAH.
Acara dibuka oleh Indrawati selaku Penyuluh Pendamping BP. Indrawati menyampaikan bahwa Brigade Pangan dibentuk untuk meningkatkan kapasitas petani atau kelembagaan demi mewujudkan swasembada pangan. Sasarannya adalah petani muda atau petani yang adaptif terhadap inovasi dan teknologi. "Sesuai kegiatan OPLAH yang telah ter SID, maka target BP yang perlu dibentuk berjumlah 4 BP. BP pertama telah terbentuk dan kali ini adalah pembentukan BP ke-2 yang merupakan gabungan dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kecamatan Padang Sago dan Kecamatan Patamuan", ungkap Indrawati.
Pada kesempatan yang sama, LO BRMP Sumatera Barat untuk Kabupaten Padang Pariaman, Rahmi Wahyuni dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan pembentukan BP adalah untuk peningkatan IP agar terjadi peningkatan produksi padi, peningkatan nilai tambah produk hasil pertanian dan bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani serta membantu percepatan swasembada pangan nasional khususnya di Sumatera Barat. Rahmi juga menekankan bahwa BRMP Sumatera Barat siap melakukan pendampingan terkait teknis budidaya di lahan OPLAH non rawa.
Sebelum dilakukan pembentukan BP, Maria selaku pendamping BP dari Polbangtan malang mengulang secara singkat terkait petunjuk teknis dalam pembentukan BP yang pernah disampaikan pada rakor akhir September lalu. BP dibentuk sebagai garda terdepan dalam percepatan tanam dengan tujuan utama peningkatan indeks pertanaman (IP).
BRMP Sumatera Barat berharap Pembentukan Brigade Pangan dapat menjadi langkah cepat dan strategis dalam memperkuat gerakan percepatan tanam. Dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata di lapangan, diharapkan produksi pangan terus meningkat dan cita-cita swasembada kian dekat terwujud.