BRMP Sumatera Barat Gelar Rakor Percepatan Bantuan Pemerintah di Kabupaten Tanah Datar
Tanah Datar, 24 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Bantuan Pemerintah di Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan dilaksanakan di Aula Baperlitbang Kabupaten Tanah Datar, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan mempercepat pelaksanaan program bantuan pemerintah di bidang pertanian.
Rakor dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar yang sekaligus memberikan sambutan, serta perwakilan berbagai bidang teknis lingkup Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan tersebut melibatkan Bidang Tanaman Pangan, Prasarana, Sarana dan Penyuluhan (PSP), Hortikultura, Perkebunan, serta Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu, turut hadir Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Tanah Datar bersama penyuluh pertanian lingkup Kabupaten Tanah Datar. Kehadiran unsur teknis dan penyuluh tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan BRMP Sumatera Barat dalam mengawal percepatan pelaksanaan bantuan pemerintah hingga ke tingkat lapangan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan koordinasi dan percepatan bantuan pemerintah di daerah. Sementara itu, sambutan dari Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian BRMP Sumatera Barat menekankan pentingnya peran koordinasi, pendampingan, dan kolaborasi seluruh pihak dalam memastikan program bantuan pemerintah dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan. Penyuluh pertanian juga memiliki peran strategis dalam mendampingi penerima bantuan serta memastikan pelaksanaan kegiatan di lapangan berjalan sesuai rencana.
Melalui Rakor ini, BRMP Sumatera Barat bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar dan jajaran penyuluh pertanian melakukan penguatan koordinasi untuk mempercepat proses pelaksanaan bantuan pemerintah, termasuk dalam penyampaian informasi, pendampingan calon penerima, serta pemantauan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Sinergi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan pembangunan pertanian daerah, sekaligus mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan melalui pelaksanaan program yang terkoordinasi dan efektif.