BRMP Sumatera Barat Gelar Rakor Satu Data Pelaporan LTT
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Satu Data Pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT), luas Panen, serap gabah, jagung, tebus pupuk Provinsi Sumatera Barat. Rakor dilaksankan Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Penjab Swasembada Pangan Prov. Sumbar, Salwati, selalu Plt. Kepala Balai Besar ini menjadi forum strategis dalam mendukung penyediaan data untuk pelaporan yang selaras antar instansi di wilayah Sumatera Barat.
Rakor diadakan secara daring dihadiri oleh penyuluh pertanian dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, LO dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman, serta Penanggung Jawab (PJ) dan Liaison Officer (LO) swasembada pangan pada masing-masing kabupaten/kota.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi, mekanisme dan penyampaiab laporan dari berbagai sumber data, menyamakan format pelaporan, serta pembagian tugas yang jelas dalam proses pelaporan dari Provinsi Sumatera Barat. Dengan ketersediaan setiap hari dan seragamnya data serta mekanisme yang baik, diharapkan data² yang dilaporkan lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Satu Data Pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT), luas Panen, serap gabah, jagung, tebus pupuk Provinsi Sumatera Barat. Rakor dilaksankan Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Penjab Swasembada Pangan Prov. Sumbar, Salwati, selalu Plt. Kepala Balai Besar ini menjadi forum strategis dalam mendukung penyediaan data untuk pelaporan yang selaras antar instansi di wilayah Sumatera Barat.
Rakor diadakan secara daring dihadiri oleh penyuluh pertanian dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, LO dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman, serta Penanggung Jawab (PJ) dan Liaison Officer (LO) swasembada pangan pada masing-masing kabupaten/kota.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi, mekanisme dan penyampaiab laporan dari berbagai sumber data, menyamakan format pelaporan, serta pembagian tugas yang jelas dalam proses pelaporan dari Provinsi Sumatera Barat. Dengan ketersediaan setiap hari dan seragamnya data serta mekanisme yang baik, diharapkan data² yang dilaporkan lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.