BRMP Sumatera Barat Kawal Benih Unggul Lokal untuk Gempur Swasembada Pangan
Batu Sangkar (21/10), Semangat patriotisme pangan membara di ranah Minang. Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat mengambil peran sentral dalam upaya percepatan swasembada pangan dengan mengawal ketat kegiatan perbenihan varietas padi unggul lokal yang memiliki nama khas, Padi Bujang Marantau.
Padi dengan nama yang kental dengan budaya Minangkabau ini, yang merujuk pada pemuda yang merantau, kini seolah "pulang kampung" untuk memberi kontribusi nyata di sawah-sawah.
BRMP Sumatera Barat, melalui tim Sumber Daya Genetik (SDG), BPSB Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pertanian Tanah Datar secara intensif mendampingi kelompok tani Padang Tewe Kabupaten Tanah Datar, dalam proses perbanyakan benih sumber (BS) Padi Bujang Marantau. Pendampingan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi besar Kementerian Pertanian untuk memastikan ketersediaan benih bermutu tinggi. "Padi Bujang Marantau adalah aset genetik daerah yang potensial. Dengan pendampingan standar perbenihan yang ketat, mulai dari seleksi materi genetik hingga pengujian mutu fisik dan fisiologis di laboratorium, kita memastikan benih yang dihasilkan memiliki kemurnian genetik terbaik.
Langkah strategis ini disambut antusias oleh petani. Produksi benih bersertifikat Padi Bujang Marantau diharapkan dapat menjadi pilihan varietas dalam budidaya yang pada akhirnya akan mendongkrak produksi padi di Sumatera Barat. Kolaborasi erat antara BRMP, Dinas Pertanian setempat, dan para penangkar menjadi kunci sukses program ini. Melalui inovasi dan modernisasi pertanian, Sumatera Barat kini semakin optimis mencapai target swasembada pangan.