BRMP Sumbar Dukung Pengembangan Florikultura melalui Produksi Benih Krisan
Sukarami, 16 Mei 2026. Pengembangan tanaman hias krisan di Sumatera Barat tentu memerlukan dukungan ketersediaan benih bermutu. Menyikapi hal tersebut, BRMP Sumatera Barat pada tahun ini telah melakukan kegiatan produksi benih krisan. Sebanyak 1500 tanaman induk krisan telah ditanam di screen house BRMP Sumbar yang berlokasi di Kebun Percobaan Sukarami, Kabupaten Solok. Terdapat 13 varietas krisan yang terdiri dari 3 varietas krisan pot dan 10 varietas krisan potong yang ditanam sebagai tanaman indu untuk memberikan alternatif bentuk, tipe dan warna bunga bagi para konsumen petani tanaman hias.
Tanaman induk krisan saat ini telah berumur 17 HST (Hari Setelah Tanam). Pemeliharaan tanaman yang optimal dilakukan meliputi penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit terpadu, serta penyiangan gulma. Pemberian perlakuan hari panjang terhadap tanaman induk krisan telah dilakukan sejak awal tanam dengan memberikan cahaya tambahan selama 4 jam setiap malam dari pukul 22.00 hingga 02.00. Pada 14 HST, telah dilakukan proses pinching pada tanaman induk krisan, yaitu pembuangan tunas apikal/terminal untuk merangsang pertumbuhan tunas-tunas lateral yang akan menjadi sumber setek pucuk untuk produksi benih krisan.
Benih krisan yang diproduksi ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para petani tanaman hias dan mendukung pengembangan usaha florikultura tanaman hias di Sumatera Barat, khususnya tanaman hias krisan.