BRMP Sumbar Kawal Rehabilitasi Lahan Terdampak Bencana di Kabupaten Padang Pariaman
Padang Pariaman, 12 Mei 2026. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sumatera Barat terus melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap kegiatan rehabilitasi lahan terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, tepatnya di Nagari Tanah Taban, Kecamatan Lubuk Alung.
Pada Nagari Tanah Taban ini terdapat sekitar 20,33 ha lahan sawah yang terdampak bencana. Hingga saat ini, kegiatan rehabilitasi telah berhasil diselesaikan, mulai dari pekerjaan perencanaan, konstruksi hingga kegiatan olah lahan pada seluruh areal seluas 20,33 ha tersebut. Selanjutnya, kegiatan penanaman akan dilaksanakan pada 13 Mei 2026.
Kepala BBRMP Sumatera Barat, Salwati, menyampaikan bahwa keberhasilan percepatan rehabilitasi lahan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi yang baik antar instansi, mulai dari Kementerian Pertanian, Kepala Daerah, Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman, penyuluh pertanian lapangan, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam pendampingan kegiatan ini.
“Melalui kolaborasi dan pendampingan serta percepatan yang intensif, Alhamdulillah pada hari ini kegiatan konstruksi dan olah lahan seluas 20,33 ha di Nagari Tanah Taban telah selesai dilaksanakan. Kegiatan penanaman tanggal 13 Mei direncanakan akan dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman dan semua pihak terkait serta BBRMP Sumbar. Dengan tertanamnya semua lahan sawah yg sudah direhabilitas masyarakat atau petani kembali produktif dan selanjutnya peningkatan indek pertanaman juga bisa dicapai,” ujar Salwati.
Kegiatan rehabilitasi lahan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sektor pertanian pasca bencana serta mendukung keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Padang Pariaman.