BRMP Sumbar Lakukan Pendampingan Produksi Benih Sumber Padi Varietas Kusuik Putiah dan Ampek Angkek
Kabupaten Agam (5/5). BRMP Sumatera Barat terus memperkuat upaya pelestarian dan pengembangan varietas lokal unggulan melalui kegiatan pendampingan produksi benih sumber. Kali ini, pendampingan dilakukan pada produksi Nucleus Seed (NS) dan Breeder Seed (BS) untuk varietas padi lokal Kusuik Putiah dan Ampek Angkek di Kabupaten Agam. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan oleh Tim PBT BRMP Sumatera Barat di sentra pengembangan varietas lokal dengan melibatkan petani penangkar, PBT, penyuluh pertanian, Dinas Pertanian Kab. Agam dan BPSB Provinsi Sumatera Barat.
Tim teknis BRMP Sumatera Barat memberikan pendampingan mulai dari tahap persiapan lahan, seleksi benih sumber, teknik persemaian, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman agar sesuai dengan standar produksi benih NS dan BS. Identifikasi dan seleksi tanaman dilakukan secara ketat guna memastikan keseragaman dan kemurnian genetik tetap terjaga. Pendampingan intensif ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani penangkar dalam memproduksi benih sumber yang berkualitas sesuai standar.
Padi varietas Kusuik Putiah dan Ampek Angkek merupakan plasma nutfah lokal Kabupaten Agam Sumatera Barat yang memiliki keunggulan adaptasi terhadap kondisi lingkungan setempat serta cita rasa yang khas. Oleh karena itu, pengembangan benih sumber menjadi langkah strategis untuk menjaga kemurnian varietas sekaligus meningkatkan ketersediaan benih bermutu bagi petani.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sumatera Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian benih dan pelestarian varietas lokal unggulan. Ke depan, diharapkan varietas Kusuik Putiah dan Ampek Angkek dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara luas oleh petani sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah.