BRMP Sumbar Pastikan Pemanfaatan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Pertanaman di Tanah Datar
Tanah Datar (25/10/2026). Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat laksanakan monitoring jaringan irigasi perpompaan dan perpipaan di Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala BRMP Sumatera Barat, Salwati, bersama penyuluh pertanian Kecamatan Lima Kaum ini dilakukan untuk meninjau pemanfaatan infrastruktur irigasi dalam mendukung ketersediaan air dan optimalisasi lahan pertanian.
Monitoring jaringan irigasi perpompaan di Nagari Cubadak menunjukkan bahwa jaringan yang memanfaatkan dua sumber air tersebut mampu mengairi lahan Kelompok Tani Dusun Tuo seluas 15 hektar. Keberadaan jaringan ini turut membuka peluang bagi petani untuk kembali mengusahakan beberapa petak lahan yang terakhir kali ditanami pada Mei 2024. Sementara itu, jaringan irigasi perpipaan milik Kelompok Tani Baburai Sakti di Nagari Labuah, dengan panjang 200 meter dan dilengkapi sembilan bak kontrol, mampu mengairi lahan pertanian seluas 10 hektar.
Keberadaan jaringan irigasi perpompaan dan perpipaan menjadi penting, terutama dalam menjaga ketersediaan air saat musim kemarau serta menjangkau lahan yang jauh dari sumber air atau selama ini hanya mengandalkan curah hujan. Dukungan pengairan tersebut memberikan peluang bagi petani untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan meningkatkan frekuensi pertanaman dalam setahun, sehingga peningkatan indeks pertanaman (IP) dapat didorong sesuai kondisi lahan dan ketersediaan air.
Melalui monitoring ini, BRMP Sumatera Barat meninjau pemanfaatan jaringan irigasi sekaligus mendukung evaluasi fungsi infrastruktur dalam memenuhi kebutuhan air pertanian. Optimalisasi pemanfaatan jaringan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan IP, produksi, dan produktivitas pertanian, serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan kedepannya.