Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan: BRMP Sumbar Genjot Perbenihan Jagung di Sukarami
Dalam upaya mendukung ketersediaan benih jagung bermutu dan bersertifikat secara in situ di Provinsi Sumatera Barat, Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat terus aktif mendukung teknis kegiatan perbenihan jagung di lapangan, Sukarami, Kabupaten Solok. Hingga saat ini, pertanaman jagung telah ditanam seluas 2.5 hektar yang terbagi ke dalam 6 blok pertanaman. Tanaman jagung berada pada fase pertumbuhan vegetatif awal hingga menjelang akhir dengan rentang umur tanaman 16–37 HST, menyesuaikan waktu tanam masing-masing blok.
Pengawas Benih Tanaman (PBT) Kabupaten Solok didampingi Tim Perbenihan Jagung telah melaksanakan pemeriksaan lapang pertama (PL 1) untuk fase vegetatif di beberapa blok pertanaman pada Rabu (13/5). Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam proses pengawasan mutu benih agar benih yang dihasilkan memenuhi standar sertifikasi dan kualitas yang ditetapkan.
Kegiatan pemeliharaan dan perawatan tanaman juga terus dilakukan secara intensif, mulai dari pengendalian gulma, pemupukan, pembumbunan, pengendalian HPT, dan monitoring rutin pertumbuhan tanaman, guna memastikan pertumbuhan jagung berlangsung optimal hingga masa produksi benih.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sumatera Barat berharap mampu mendukung peningkatan ketersediaan benih jagung unggul dan bermutu bagi petani di Sumatera Barat serta menjadi salah satu langkah nyata mendukung tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan.