Kolaborasi Lintas Instansi dalam Pemulihan Lahan Terdampak Bencana
Padang Pariaman (23/4). Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat bersama perwakilan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan pengawas lapangan melaksanakan kegiatan pendampingan dan pengawasan rehabilitasi lahan terdampak bencana alam di provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 April 2026 di Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung,PPLyang merupakan salah satu daerah terdampak.
Pendampingan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas instansi untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi lahan berjalan sesuai dengan rencana serta memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan lahan pertanian terdampak bencana alam agar dapat segera dimanfaatkan kembali oleh petani.
Di lokasi kegiatan, terdapat beberapa pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Diantaranya pengerukan tanah sisa material bencana, pembuatan pematang sawah, serta pembangunan jalur irigasi atau pengairan pada masing-masing petak sawah.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mengembalikan fungsi lahan pertanian terdampak, sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pertanian di wilayah tersebut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta para pelaku lapangan, diharapkan proses rehabilitasi lahan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam upaya pemulihan sektor pertanian pasca bencana di provinsi Sumatera Barat.