Percepat Pemulihan Lahan Sawah, BRMP Sumbar Lakukan Pengambilan Sampel Tanah di lokasi Pascabencana
Kegiatan pengambilan sampel tanah oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Barat di Kabupaten Padang Pariaman pada 2 Maret 2026 menjadi langkah cepat dalam merespons dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Tim BRMP Sumatera Barat turun langsung ke lahan sawah terdampak pada awal pekan ini untuk mengkaji kondisi kesuburan dan kualitas tanah pascabencana. Kegiatan ini dilakukan di sejumlah titik terdampak banjir dan longsor di wilayah Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pengambilan sampel bertujuan mengetahui perubahan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah akibat genangan dan endapan material, sehingga dapat dirumuskan rekomendasi pemulihan lahan secara tepat. Tim bersama penyuluh pertanian dan petani setempat terlibat aktif dalam proses pengambilan contoh tanah menggunakan metode standar survei lapangan.
Kepala BRMP Sumatera Barat, Salwati, menjelaskan bahwa hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar penyusunan langkah pemulihan, termasuk rekomendasi pemupukan, perbaikan struktur tanah, serta penanganan potensi cemaran. Bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan puluhan hektar sawah terendam dan tertutup lumpur, sehingga berisiko menurunkan produktivitas padi pada musim tanam berikutnya. Melalui kegiatan ini, BRMP berharap dapat mempercepat pemulihan lahan pertanian dan menjaga ketahanan pangan daerah.