• Jl. Raya Padang-Solok Km. 40 Sukarami
  • (0755) 31564 / 085199566773 (WA)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
    • Varietas
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
6 dilihat       07 Agustus 2026

BRMP Sumbar Dampingi Percepatan Penerapan PM-AAS di Kabupaten Sijunjung

Sijunjung, 6 Agustus 2026 – BRMP Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pendampingan percepatan penerapan Pertanian Modern Agricultural Sistem (PM-AAS) di Kabupaten Sijunjung, Kamis (6/8). Kegiatan ini dihadiri oleh koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se Kabupaten Sijunjung.

Dalam arahannya, Winda Rahayu, Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian BRMP Sumbar menegaskan arahan Menteri Pertanian bahwa  PM-AAS menjadi prioritas nasional dengan target pengembangan mencapai 1 juta hektar. Seluruh daerah diminta segera melengkapi data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sebagai syarat utama percepatan pelaksanaan program.

Selain itu, BRMP Sumbar menekankan pentingnya percepatan pengajuan tambahan alokasi pupuk bersubsidi dengan data yang lengkap berdasarkan by name, by address, dan by NIK. Untuk mendukung pengelolaan data PM-AAS, digunakan aplikasi berbasis web, yaitu Sistem Informasi Pertanian Modern - Advanced Agriculture System (SIPMAAS) melalui tautan sipmaas.agroklimat.id yang dilengkapi dengan dashboard khusus untuk penginputan data teknis, termasuk data spasial berupa poligon lahan.

Sebelum sesi diskusi, BRMP Sumbar memberikan sosialisasi penggunaan aplikasi sipmaas yang dipandu oleh Firmansyah Aznur. Materi yang disampaikan meliputi pembuatan akun, pembuatan poligon lahan, serta tata cara pengisian data pada dashboard SIPMAAS. Praktik penggunaan aplikasi dilakukan langsung oleh salah seorang penyuluh dari Kecamatan Kamang Baru sebagai perwakilan peserta.

Pada sesi diskusi disampaikan bahwa target pengembangan PM-AAS di Kabupaten Sijunjung terbesar berada di Kecamatan Kamang Baru dan Sumpur Kudus, sedangkan target terkecil berada di Kecamatan Kupitan, Tanjung Gadang, dan IV Nagari. Diskusi berlangsung aktif dengan membahas berbagai tantangan implementasi PM-AAS di lapangan, mulai dari kesiapan lahan, ketersediaan benih dan pupuk, dukungan sarana prasarana, pemanfaatan aplikasi sipmaas, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Winda Rahayu menjelaskan bahwa pengadaan alat ukur pH tanah dapat diusulkan melalui program PSP maupun pemerintah daerah. Bantuan dalam program PM-AAS tidak diberikan secara penuh, melainkan difokuskan pada bantuan benih serta dukungan pupuk bersubsidi. Penyaluran pupuk harus dikawal oleh penyuluh agar benar-benar dimanfaatkan untuk lahan PM-AAS.

Terkait penyediaan benih, BRMP Sumbar menegaskan bahwa kelengkapan data CPCL menjadi faktor utama dalam mempercepat proses distribusi. Untuk benih nasional, penyaluran diperkirakan dapat dilakukan sekitar dua bulan setelah data CPCL dinyatakan lengkap, sedangkan penyediaan benih lokal bergantung pada ketersediaan penangkar di daerah.

BRMP Sumbar juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai mekanisme penebusan pupuk melalui Pupuk Indonesia, serta dengan Direktorat Serealia untuk mendukung penyediaan benih apabila diperlukan. Setiap penyuluh dapat memiliki akun SIP SITMAS masing-masing dengan memastikan kesesuaian data antara SIPMAAS dan e-Pusluh. 

Sebagai penutup, BRMP Sumbar mengingatkan bahwa lahan sawah tadah hujan tidak termasuk dalam sasaran PM-AAS. Mengingat sistem tanam rapat berpotensi meningkatkan risiko serangan hama dan penyakit, penyuluh diharapkan melakukan pemantauan secara intensif, berkoordinasi dengan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan dinas terkait apabila ditemukan gejala serangan, serta memastikan setiap tahapan budidaya terdokumentasi dengan baik melalui pencatatan yang lengkap pada masing-masing kelompok tani.

Prev Next

- Jafri, S.Kom


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sumbar Laksanakan Pendampingan CPCL PM-AAS dan Sosialisasi SIPMAAS di Kab. Padang Pariaman
    07 Agu 2026 - By Jafri, S.Kom
  • Thumb
    Petani Tiumang Dharmasraya Antusias Dukung Pertanian Modern
    07 Agu 2026 - By Jafri, S.Kom
  • Thumb
    BRMP Sumbar Dorong Percepatan CPCL PM-AAS di Kota Payakumbuh
    06 Agu 2026 - By Jafri, S.Kom
  • Thumb
    BRMP Sumbar dampingi Petani Terapkan PM-AAS di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang
    06 Agu 2026 - By Jafri, S.Kom

tags

BBRMP SUMBAR BRMP Sumbar CPCL PM-AAS Pertanian Modern Pertanian Modern SIPMAAS e-Pusluh

Kontak

(0755) 31564 / 085199566773 (WA)
(0755) 31138
[email protected]

Jl. Raya Padang Solok Km. 40 Sukarami, Kabupaten Solok 27365; PO Box 34 Padang, Provinsi Sumatera Barat

Alamat website : https://sumbar.brmp.pertanian.go.id/

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Barat. All Right Reserved