BRMP Sumbar Diseminasi Hasil SID Optimasi Lahan Non Rawa untuk Tingkatkan LTT & IP
Padang, Rabu - Kamis (1-2/7/2026) — BRMP Sumatera Barat menghadiri kegiatan Diseminasi Hasil Penyusunan Dokumen Survey, Investigasi, dan Desain (SID) Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Tim SID Universitas Andalas. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP Sumatera Barat, Dr. Salwati dan tim, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, serta perwakilan Dinas Pertanian dari 11 kabupaten/kota penerima Program Oplah Non Rawa Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Kepala BRMP Sumatera Barat, Dr. Salwati, menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Oplah harus terus dipantau melalui pelaporan perkembangan LTT yang dilakukan setiap hari dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Beliau juga menegaskan bahwa setelah tahapan Survey, Investigasi, dan Desain (SID) selesai, kegiatan akan dilanjutkan ke tahap konstruksi dan olah lahan. Harapannya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari berfungsinya infrastruktur sehingga air dapat mengalir sesuai kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, tujuan utama Program Oplah, yaitu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas lahan sawah, dapat terwujud secara optimal.
Tim SID Universitas Andalas memaparkan hasil penyusunan dokumen yang terdiri atas tiga komponen utama, yaitu peta, yang meliputi peta administrasi, peta topografi, peta kelompok tani, peta konstruksi, dan peta situasi air, Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar pelaksanaan konstruksi serta desain teknis yang akan menjadi acuan dalam pembangunan sarana pendukung Program Optimasi Lahan Non Rawa.
Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan menyamakan persepsi terhadap hasil penyusunan dokumen SID sebelum memasuki tahapan konstruksi. Sinergi antara BRMP Sumatera Barat, Universitas Andalas, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta pemerintah kabupaten/kota diharapkan mampu mewujudkan pelaksanaan Program Optimasi Lahan Non Rawa yang tepat sasaran, meningkatkan LTT dan Indeks Pertanaman, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Sumatera Barat.