BRMP Sumbar Perkuat Peran Penyuluh melalui Sosialisasi PM-AAS untuk Mendukung Swasembada Pangan
Padang Pariaman (14/6/2026) – BRMP Sumatera Barat menggelar Sosialisasi Budidaya Padi Model Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di BPP Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman pada Selasa (14/6). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP Sumatera Barat beserta tim, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman beserta jajaran, serta seluruh penyuluh pertanian se-Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala BRMP Sumatera Barat, Salwati. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa budidaya padi model PM-AAS merupakan salah satu strategi peningkatan produktivitas padi melalui penerapan teknologi dan budidaya modern sebagai upaya mendukung swasembada berkelanjutan. Peran penyuluh diharapkan menjadi ujung tombak dalam mengawal implementasi PM-AAS di tingkat petani agar penerapannya berjalan optimal.
Pada sesi pemaparan materi, Sumilah sebagai narasumber menyampaikan berbagai poin penting dalam implementasi PM-AAS. Materi yang disampaikan meliputi percepatan penerapan budidaya padi model PM-AAS dengan target nasional perluasan areal tanam, pencapaian produktivitas minimal 10 ton/ha, penggunaan benih unggul bermutu, penerapan tanam tabela PM-AAS dengan populasi tanaman yang optimal, mekanisasi pengolahan lahan, pemupukan berimbang, serta pemanfaatan pupuk organik sesuai kebutuhan. Selain itu, ditekankan pula pentingnya pengawalan oleh penyuluh dan Dinas Pertanian melalui pembinaan.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktek penggunaan drum seeder sebagai salah satu teknologi pendukung dalam penerapan PM-AAS. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan identifikasi luas lahan yang akan ditanami dalam waktu dekat di 17 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman sebagai langkah awal percepatan implementasi PM-AAS di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sumatera Barat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman terus memperkuat sinergi dengan penyuluh dan petani dalam mendorong penerapan pertanian modern guna meningkatkan produktivitas padi, mendukung swasembada berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.