Dari Budidaya hingga Fermentasi, BRMP Sumbar Dorong Kakao Lima Puluh Kota Lebih Berkualitas
Lima Puluh Kota, 28 Agustus 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat melaksanakan Identifikasi dan Survei Kesiapan Lembaga Penerap Standar Usaha Tani Kakao di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan ini melibatkan 20 anggota dari Kelompok Tani Sejahtera dan Kelompok Tani Mandiri. Identifikasi dilakukan untuk mengetahui kondisi usaha tani, penerapan praktik budidaya, serta kesiapan dan kebutuhan petani dalam menerapkan standar usaha tani kakao.
Hasil identifikasi menunjukkan masih terdapat petani yang belum optimal dalam menerapkan beberapa praktik budidaya, seperti pemangkasan, pemupukan, dan fermentasi biji kakao. Petani berharap adanya pelatihan dan pendampingan teknis agar penerapan budidaya dapat dilakukan dengan baik sehingga produktivitas dan kualitas hasil kakao meningkat.
Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya harga kakao. Petani berharap momentum ini dapat dimanfaatkan dengan meningkatkan produktivitas dan mutu hasil sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sumatera Barat memperoleh gambaran kondisi dan kebutuhan petani sebagai dasar penyusunan pendampingan selanjutnya. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan standar usaha tani kakao secara konsisten serta meningkatkan produktivitas, mutu, dan daya saing kakao di Kabupaten Lima Puluh Kota.