Dukung Pengembangan Bawang Putih Solok Selatan, BRMP Sumbar Hadiri Bimtek Produksi Benih
Solok Selatan (8/10/2026) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Produksi Benih Bawang Putih Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Oryza Sativa, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Solok Selatan, Kamis (8/10).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam teknis budidaya bawang putih dari awal hingga pascapanennya berupa benih bermutu yang materinya disampaikan oleh Pepen Efendi dari BRMP Sayuran. Selain itu, juga disampaikan materi terkait pemurnian varietas hingga persyaratan dan proses sertifikasi benih karena target pengembangan kawasan bawang putih pada tahun 2026-2027 ini berfokus untuk mendukung ketersediaan benih oleh Yelfi Fatriezi dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Sumbar.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal Hortikultura, BRMP Sayuran, BRMP Sumatera Barat, BPSB Provinsi Sumatera Barat, DPKPP dan penyuluh pertanian Kabupaten Solok Selatan, serta 3 kelompok tani (Semangat Baru, Hayati Satu, Camintoran Sepakat) yang menjadi peserta kegiatan.
Kegiatan diawali dengan arahan dari Kepala DPKPP Kabupaten Solok Selatan, Admi Z, dan Perwakilan Direktorat Jenderal Hortikultura untuk Wilayah Sumatera Barat, Irman Haris. Dalam arahannya, Admi mengatakan bahwa kelompok tani harus mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk memperoleh produksi terbaik dan pihak DPKPP akan terus mengintensifkan koordinasi dan kolaborasi dengan stakeholder lainnya. Haris juga mengatakan bahwa Presiden RI, Prabowo, menargetkan swasembada bawang putih dalam 3 tahun kedepan yaitu 2029 dengan timeline 2 tahun awal fokus memproduksi benih dan 1 tahun terakhir untuk produksi bawang putih konsumsi.
Dalam kesempatan tersebut, BRMP Sumatera Barat turut mengingatkan dan memotivasi para penyuluh untuk segera mengunggah dokumen usulan CPCL (Calon Penerima Calon Lokasi) Kawasan Bawang Putih Kabupaten Solok Selatan seluas 8 hektar melalui aplikasi E-Banper. Pengunggahan dokumen ini penting untuk memastikan seluruh bantuan pemerintah terdokumentasi dan terarsip dengan baik dalam aplikasi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Melalui pelaksanaan bimtek ini, diharapkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani, penyuluh, serta para pelaku usaha tani semakin meningkat sehingga semakin siap, mantap, dan semangat dalam melaksanakan kegiatan produksi benih dan mendukung penyediaan benih bawang putih yang bermutu dan bersertifikat. Dengan demikian pengembangan kawasan bawang putih di Kabupaten Solok Selatan dapat berjalan lancar dan target swasembada bawang putih dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan.