Percepat Pengusulan Bantuan Kelapa Dalam, BRMP Sumatera Barat Dampingi CPCL di Mentawai
Sipora Utara (7-9/10/2026) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat laksanakan pendampingan dan monitoring Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) bantuan perluasan areal kelapa dalam di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan ini bertujuan mempercepat proses pengusulan melalui pendampingan calon penerima, pemantauan lokasi, serta koordinasi pemenuhan persyaratan administrasi.
Usulan perluasan areal kelapa dalam seluas 115 hektar ini melibatkan delapan kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Siberut Selatan, Pagai Selatan, Sipora Utara, dan Sipora Selatan. Dalam koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Mentawai serta penyuluh pertanian Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kepala Bidang TPHPBun, Andre Kasianus, menyampaikan agar dinas dan penyuluh pertanian dapat menyamakan langkah dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari penentuan CPCL hingga proses pengusulan. Keselarasan tersebut diperlukan untuk memperlancar komunikasi dan mempercepat tindak lanjut pemenuhan dokumen usulan hingga pendistribusian.
Pada kegiatan lapangan di Kecamatan Sipora Utara, tim BRMP Sumatera Barat juga mengunjungi dua lokasi kelompok tani untuk memantau kondisi calon lokasi dan berkomunikasi dengan calon penerima terkait usulan bantuan. Kunjungan ini menjadi bagian dari pendampingan untuk memperoleh gambaran kondisi lapangan sehingga bantuan dapat lebih tepat sasaran. Pada kesempatan yang sama, BBPPTP Medan turut menyelenggarakan kegiatan penyamaan pemahaman terkait bantuan kelapa dalam dengan melibatkan BRMP Sumatera Barat dan penyuluh pertanian. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan penggunaan sistem e-Banper serta membahas kesiapan administrasi dan langkah percepatan pengusulan di tingkat lapangan.
Melalui pendampingan dan keterlibatan berbagai pihak, BRMP Sumatera Barat siap mendukung percepatan pengusulan CPCL agar dokumen dapat segera diproses sesuai ketentuan. Koordinasi yang baik diharapkan memperlancar proses administrasi dan mendukung ketepatan sasaran bantuan perluasan areal kelapa dalam di Kabupaten Kepulauan Mentawai.