Gerak Cepat Tepat, BRMP Sumbar Dorong Capaian LTT dan Oplah Bencana di Kabupatan Limapuluh Kota
Limapuluh Kota (23/6) – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pendampingan, monitoring, koordinasi, dan sinkronisasi data capaian LTT Reguler dan OPLAH bencana di Kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program peningkatan produksi pangan melalui penambahan luas tambah tanam (LTT) dan OPLAH (Optimasi Lahan) berjalan efektif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga secara khusus bertujuan untuk mendorong percepatan LTT, memantau kondisi di lapangan, meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan stakeholder pertanian terkait, serta melakukan validasi dan sinkronisasi data capaian LTT hingga 22 Juni 2026 bersama tim penyuluh.
Kegiatan pendampingan dilakukan oleh tim BRMP Sumatera Barat didampingi Katimker Penyuluhan dan beberapa PPL (Penyuluh Pertanian Lapang) setempat di sejumlah titik yang melakukan kegiatan tanam serta olah lahan, yaitu di Kecamatan Harau dan Kecamatan Bukik Barisan serta titik yang merupakan lokasi OPLAH bencana yaitu di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Gunung Omeh, dan Bukik Barisan.
Percepatan olah lahan dan tanam masih terus dilaksanakan di Kabupaten Limapuluh Kota, termasuk di lokasi OPLAH terdampak bencana. sejak kejadian bencana alam akhir November 2025 lalu, beberapa lokasi sawah sudah selesai rehabilitasi, sudah tanam dan beberapa juga sedang dilakukan olah lahan untuk persiapan tanam. Hal ini tentunya dapat mendukung capaian LTT di Kabupaten Limapuluh Kota.
Selain itu, Tim BRMP Sumbar juga melakukan koordinasi dan sinkronisasi data capaian LTT per Kecamatan bersama Katimker Penyuluhan, Koordinator Penyuluh serta PPL setempat yang berlokasi di kantor CWS (Co-Working Space) BPP Harau. Hasilnya menunjukkan bahwa capaian LTT per 22 Juni 2026 adalah 77.8% yaitu seluas 2.627,4 Ha dari target kesanggupan seluas 3.393,16 Ha. Selisih target diproyeksikan dapat tercapai pada akhir Bulan Juni ini karena di lapangan kegiatan tanam masih terus dilakukan.
Melalui kegiatan yang dilakukan ini, BRMP Sumatera Barat berharap peningkatan produksi melalui percepatan LTT dan OPLAH bencana ini dapat berjalan dengan lancar dan target dapat tercapai sesuai proyeksi yang telah ditetapkan, sehingga dapat terus mendukung tercapainya swasembada pangan berkelanjutan.