Intensifkan Pengawalan kegiatan Srategis Kementan di Kab.Pasaman
Pasaman (02-03/11/2026) - Bicara swasembada pangan maka kita akan berbicara satu dari delapan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Dimana memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru, merupakan Asta Cita yang kedua. Untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut, Kementerian Pertanian memiliki kegiatan strategis yang terus dikawal secara intensif.
Berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, penyuluh pertanian, dan petani, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat ikut andil dalam mewujudkan kegiatan strategis Kementerian Pertanian ini, antara lain pengawalan pertanaman padi dengan metode PM-AAS, Optimasi Lahan (Oplah), dan Luas Tambah Tanam (LTT) di kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Dalam rangka intensifikasi pendampingan, Tim LO Kabupaten Pasaman melaksanakan koordinasi dan monitoring pertanaman metode PM-AAS, Oplah, dan LTT di Kabupaten Pasaman, Senin-Selasa (02-03/11). Disambut oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Efrianto, S.Pt, kegiatan koordinasi dan monitoring dilaksanakan untuk memantau terkait target LTT di bulan November seluas 1.835 ha.
Kunjungan lapang dilaksanakan di Nagari Aia Manggih Selatan dan Nagari Aia Manggih Barat, untuk melakukan pemantauan pertanaman kegiatan PM-AAS dan kegiatan Oplah. Dimana luasan PMA-AS 2 ha dengan umur pertanaman 26 HST, sementara luasan Oplah 16 ha dengan musim tanam pertama.
Dengan kolaborasi yang kuat dan pelaksanaan program yang tepat sasaran, diharapkan sektor pertanian Kabupaten Pasaman semakin maju dan produktif mendukung swasembada pangan berkelanjutan.