Kementan dan Pemerintah Daerah Finalisasi Rehabilitasi Lahan Pasca Bencana Hidrometeorologi
Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Daerah yang terdampak bencana melaksanakan finalisasi rehabilitasi lahan pertanian pasca bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak bencana.
Finalisasi kegiatan dilaksanakan melalui dua agenda utama. Agenda pertama berupa pembahasan teknis pelaksanaan rehabilitasi lahan yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok. Rapat ini diikuti oleh Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Politeknik Negeri Pembangunan Pertanian Malang, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sumatera Barat, serta BRMP Buah Tropika. Sementara itu, dari unsur pemerintah daerah, dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Solok bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok, diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, unsur Kepolisian Daerah, serta perangkat daerah terkait lainnya. Pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis, pembagian peran antar instansi, serta menentukan langkah-langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi lahan berjalan efektif dan terkoordinasi.
Agenda kedua melaksanakan persiapan lokasi kegiatan rehabilitasi lahan pertanian (ground breaking), meliputi pembersihan lahan, pemasangan sarana dan prasarana pendukung, serta kesiapan lapangan lainnya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan ground breaking yang direncanakan akan berlangsung di Nagari Munggu Panjang, Kecamatan Selayo, Kabupaten Solok.
Melalui sinergi antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah ini, diharapkan pelaksanaan rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi dapat berjalan optimal serta mampu mempercepat pemulihan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Sumatera Barat.