Kolaborasi dan Bersinergi, Pasaman Siap Sukseskan PM-AAS Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Pasaman (16/7/2026) - Kementerian Pertanian kembali meluncurkan program strategis nasional dalam upaya mendukung swasembada pangan berkelanjutan, dengan menargetkan percepatan implementasi budidaya padi modern seluas 1 juta hektar untuk mendongkrak produktivitas dari rata-rata nasional 5 ton/ha menjadi minimal 10 ton/ha per musim tanam. Upaya ini dilakukan melalui Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS). Sebuah pendekatan budidaya tanaman pangan (khususnya padi) yang mengintegrasikan mekanisasi, teknologi digital, dan pertanian presisi untuk melipatgandakan hasil panen.
Berkolaborasi dengan BRMP Buah Tropika, BRMP Sumatera Barat ikut mendukung swasembada pangan berkelanjutan ini melalui kegiatan sosialisasi PM-AAS di Kabupaten Pasaman. Bertempat di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Lubuk Sikaping pada Rabu (15/7) dan BPP Padang Gelugur pada Kamis (16/7), acara diikuti oleh BRMP Sumatera Barat, BRMP Buah Tropika, Dinas Pertanian Pasaman, penyuluh pertanian Kabupaten Pasaman, dan perwakilan Kelompok Tani (Keltan) dari 11 nagari di 11 kecamatan.
Novi Aldi selaku narasumber dari BRMP Sumatera Barat, menyampaikan secara detail tentang PM-AAS, terutama pengolahan lahan, Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan menggunakan alat mesin pertanian berupa drum seeder, anjuran pemupukan, anjuran varietas, pengendalian hama penyakit, hingga panen. Disamping itu juga dipaparkan keunggulan PM-AAS, baik dari budidaya maupun hasil yang dicapai.
Sosialisasi ini disambut antusias oleh peserta, mulai dari saat penyampaian materi hingga diskusi. Dalam diskusi, peserta menyampaikan kendala di lapangan, seperti alih fungsi lahan ke perkebunan kelapa sawit dan perkebunan jagung, tidak dimilikinya irigasi teknis, hingga kontur lahan, kendala sosial, dan pupuk. Namun Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak kesuksesan PM-AAS, dan petani, menganggap kendala yang ada merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman menyampaikan komitmen dan memperkuat sinergi dengan penyuluh pertanian dan petani untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan sehingga kesejahteraan petani terus meningkat.