Penyuluh Pertanian Sumatera Barat Perkuat Wawasan Kelembagaan dan Peran Penyuluhan Pertanian
Padang, 26 Agustus 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat melaksanakan kegiatan peningkatan wawasan bagi penyuluh pertanian dengan tema “Kelembagaan dan Peran Penyuluhan Pertanian”, Rabu (26/8/2026), bertempat di Laboratorium Diseminasi BRMP Sumatera Barat, Padang.
Kegiatan ini diikuti oleh penyuluh pertanian Provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman para penyuluh mengenai perkembangan kelembagaan penyuluhan pertanian sekaligus meningkatkan kapasitas dalam menjalankan peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan, inovasi teknologi, penelitian, dan kebutuhan petani di lapangan.
Acara diawali dengan sambutan Kepala BRMP Sumatera Barat, Dr. Salwati, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Salwati menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas dan wawasan penyuluh merupakan hal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di bidang pertanian. Melalui kegiatan ini diharapkan ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat menambah pengetahuan, meningkatkan motivasi, serta memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Rusman Heriawan, S.E., M.Si., Prof. Dr. Ir. Haryono Suparno, M.Sc., dan Dr. Ir. M. Prama Yufdy, M.Sc. Ketiga narasumber memberikan pemaparan dan wawasan mengenai kelembagaan penyuluhan, perkembangan sistem penyuluhan pertanian, serta arah pembangunan dan modernisasi pertanian.
Materi kegiatan membahas kelembagaan dan peran penyuluhan pertanian, mulai dari perkembangan Bimas yang berfokus pada persoalan produksi, T&V dalam sistem penyampaian teknologi, kelembagaan penelitian dan penyuluhan, hingga perkembangan kelembagaan modern yang mendukung percepatan diseminasi inovasi pertanian. Perkembangan kelembagaan tersebut menunjukkan bahwa sistem penyuluhan pertanian terus mengalami perubahan sesuai dengan kebutuhan pembangunan pertanian. Dalam konteks tersebut, BRMP memiliki peran dalam mendorong Kementerian Pertanian menuju arah perakitan dan modernisasi pertanian, sehingga inovasi dan teknologi pertanian dapat diterapkan secara lebih efektif dan memberikan manfaat bagi petani.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh pertanian Provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang semakin memahami perkembangan kelembagaan penyuluhan serta mampu menjalankan tugas secara adaptif dan profesional. Penguatan kapasitas penyuluh juga diharapkan dapat mendukung percepatan penerapan inovasi dan teknologi pertanian serta meningkatkan kualitas pendampingan kepada petani di lapangan.