PM-AAS Hadir di Pasaman Barat, Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan lewat Inovasi Budidaya Padi
Pasaman Barat (18-19/7/2026) - BRMP Sumatera Barat melaksanakan sosialisasi metode Pertanian Modern (Advanced Agriculture System (PM-AAS) kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), penangkar benih, serta perwakilan Kelompok Tani di Kabupaten Pasaman Barat selama dua hari, Sabtu–Minggu (18-19/7). Kegiatan hari pertama diselenggarakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pasaman, sedangkan hari kedua dilaksanakan di BPP Kecamatan Ranah Batahan. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan metode budidaya padi modern sebagai upaya mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para penyuluh pertanian sebagai garda terdepan pendamping petani. Melalui sinergi antara BRMP Sumatera Barat, penyuluh pertanian, dan Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman Barat, diharapkan penerapan inovasi budidaya padi dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian di tingkat lapangan.
Selama kegiatan, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep PM-AAS, mulai dari penerapan budidaya padi yang lebih efektif dan efisien, pengaturan populasi tanaman serta upaya mencapai produktivitas di atas 10 ton gabah per hektar. Selain itu, penyuluh pertanian juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi pendampingan kepada petani agar seluruh komponen dalam penerapan PM-AAS dapat diimplementasikan secara optimal.
Tim BRMP Sumatera Barat menegaskan bahwa keberhasilan penerapan PM-AAS sangat bergantung pada peran aktif penyuluh pertanian dalam mendampingi petani sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan budidaya di lapangan. Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas penyuluh pertanian sebagai agen perubahan dalam mendorong adopsi inovasi pertanian modern.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan di dua lokasi tersebut, BRMP Sumatera Barat berharap metode PM-AAS dapat dipahami dan diterapkan secara lebih luas oleh petani di Kabupaten Pasaman Barat. Dengan penerapan budidaya padi yang lebih modern, efektif, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas, diharapkan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.