PM-AAS Hadir di Sijunjung, Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan Lewat Inovasi Budidaya Padi
Sijunjung (17/7/2026)– BRMP Sumatera Barat menggelar sosialisasi Pertanian Moderna Advanced Agriculture System (PM-AAS) kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), penangkar benih, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan perwakilan Kelompok Tani dari seluruh Kabupaten Sijunjung, Jumat (17/7). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan inovasi atau cara baru budidaya padi sebagai upaya mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Sosialisasi tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh PPL yang merupakan Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Pangan Kementerian Pertanian. Begitu pula halnya dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung yang menilai penerapan teknologi dan inovasi budidaya padi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.
Kegiatan diikuti oleh para PPL serta perwakilan Kelompok Tani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sijunjung. Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep PM-AAS, penerapan budidaya padi yang lebih efektif dan efisien dengan target populasi menjacapai 1 juta tanaman per hektar dan hasil di atas 10 ton per hektar. Selain itu, yang perlu diterapkan adalah strategi pendampingan kepada petani agar inovasi tersebut dapat diterapkan secara optimal di lapangan
Dalam kesempatan itu, tim BRMP Sumatera Barat menegaskan bahwa peran penyuluh pertanian sangat penting sebagai ujung tombak penyebarluasan inovasi kepada petani. Melalui sosialisasi ini diharapkan para PPL mampu mendampingi Kelompok Tani dalam mengadopsi teknik budidaya yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung menyambut baik pelaksanaan sosialisasi PM-AAS dan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BRMP Sumatera Barat dan PPL dalam mempercepat semua proses untuk memenuhi komponen komponen penting dalam penerapan PM-AAS oleh petani nantinya. Kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sektor pertanian yang lebih modern.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sumatera Barat berharap inovasi yang diperkenalkan tidak hanya dipahami oleh peserta, tetapi juga dapat diterapkan secara luas oleh petani di Kabupaten Sijunjung. Dengan penerapan cara budidaya padi yang lebih baik, produktivitas diharapkan terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.